Tentang Pantai -Indrayanti, Somandeng dan Sundak-

by - Juni 28, 2012

      Siang tadi, 27 Juni 2012 aku diajak mbakku, mbakku d ajak pak bos ikut ke pantai Sundak buat liat tambak disana. Perjalanan ditempuh sekitar... 3jam lebih, soalnya pake acara mampir-mampir ke banyak tempat , daaaaaaan, di daerah Wanagama itu lagi ada perbaikan jalan, jadinya macat -berasa d puncak-.
      Jam dua siang lebih mingkin, kita baru sampe d tempat. Oke, rameeee banget. Eh, sebelumnya, nyeritain perjalanan dulu. Ya, paa intinya, perjalanan ini memakan waktu yang ga sedikit, terlebih melewati jalanan khasnya Gunung Kidul. Sampailah kami melewati pantai Indrayanti. Enggak dapet fotonya sih, soalnya cuma lewat, dan aku cuma numpang, jadinya ya manut aja , hehe. Mobil berhenti di depan pagar dan semacam gapura bambu bertuliskan, "Selamat Datang Di Pantai Somandeng" . Oh, aku baru tau pertamakali nama itu.

      Selesai di sana, ketemu sama pemilik tambak, terus Pak bos (hehe) jabat tangan deh sama pemilik tambak, dan aku, mbakku, beserta istrinya pak B gagap mau ngapain, soalnya itu pak A -pemilik tambak- orangnya bersinar-sinar, silau, pokoknya keliatan berwibawa, walaupun suma pake kaos putih bersih berkerah dan celana pendek warna coklat. Akhirnya, Pak A dan Pak B duduk di gazebo sambil ngobrol, dan kami gagap bertiga tadi, mlipir ke pantai :D.
      Pemandangannya suip banget, pasir putih, air laut yang biru, karang yang besar, angin whuzz whuzz,,
      Nah, just like this, keren kan??? Itu namanya Pantai Somandeng, letaknya itu di tengah tengah antara Sundak dan Indrayanti. Tempatnya ga landai, semacam Depok lah kalo di Bantul bilang. Nha, kalo mau turun ke airnya, itu disana ada karang setelah bibir pantai. Mungkin kalo belum pasang bisa kita jalan jalan ke situ, berhubung datengnya siang, jadinya air udah naik, ga berani lanjut, soalnya pasir putih di bibir pantai itu kalo ke injek mblesek -masuk terlalu dalam- banget. 
      Terus, di Pantai somandeng itu kita bisa duduk2 sambil nyewa payung yang udah disiapin sama penduduk, tapi ingat ya, kalo budge kita ga banyak, mending panas-panasan aja, hehe, soalnya itu nyewa sejamnya 20rebong,, wow, amazing..
      Kalo mau yang lebih mahal ada, duduk di atas nyewa gazebo (namanya iya bukan ya?) pokoknya gitu, keren, satu jamnya berapa ya lupa, 35rebong mungkin :D, gamau upload fotonya ah, malah promosi deeeh. Disana bisa makan juga. Jadi di dalem beteng yang ada tulisan selamat datang tadi, adalah milik yang punya tambak. Beliau juga yang menanam dan merawat Pohon Cemara Udang, sekarang udah gede, soalnya hampir berapa tahun ya? dan itu beberpa rusak gara2 ada pemangkasan yang tak bertanggung jawab.
      Ternyata, fakta dari sebuah nama Pantai Indrayanti, bahwasanya diberitahukan oleh Rekannya Pak A dan B, dialah Bu Y -lamaaaa- , kalo sebenernya oantai Indrayanti itu ga ada. Terjadinya nama Pantai Indrayanti karena ada salah seorang investor, rekan dari Pak A, beliau memiliki lahan disitu, kemudian didirikan restoran, terus lautnya di foto, dan di unggah ke internet dan dinamai atau gatau gimana jadi terkenalnya Indrayanti. Dan kalian tau indrayanti itu kira-kira nama apa? Itu nama istrinya yang punya restoran disana, haha. hadeeh
      Dan, Pantai Sundak pun tak kalah memiliki kisah nya sendiri. Bahwasanya, dulu disana ada Asu (anak anjing) dan landak sedang berkelahi, kemudian si Asu tadi masuk ke sebuah lubang apa goa gitu, kemudian dia mencoba mencari jalan lain karena terkear oleh landak, di keruk keruklah itu lubang, sampai akhirnya menemukan sebuah mata air. Dan disitulah namanya, Asu dan Landak, aSUlaNDAK, SUNDAK.
      Dan sebenarnya aku masih bingung, Somandeng dan Indrayanti itu sebenarnya satu nama atau tidak, maksdunya, nma asli dari indrayanti itu apakah Somandeng? #entah

      Sekian mengenai tiga pantai yang menjadi topik pembahasan bersama pengusaha. Pembahasan bersama pengusaha akan ditulis di lain judul :3
Terimakasih, 
(walaubukan tulisan yang bagus, andaikata ingin copas, ikutkan sumbernya)




You May Also Like

2 komentar

  1. Indrayanti itu nama aslinya Pantai Pulang Sawal

    BalasHapus
  2. oooh, barutau, jadi beda sama somandeng, #okesip

    BalasHapus

. . . .