Keyword : Langit

by - Desember 23, 2012

      Di langit-langit dinding kamarku hanya putih dan garis hitam membentuk pola persegi setiap seratus meter. Hanya ada dua reptil kecil merayap yang berlarian saling mengejar. Bahkan terkesan meledek karena mereka berpasangan. Lampu kamar menggantung sendirian tepat di tengah-tengah. Putih, bulat. Tak ada yang berarti ketika aku menatap keatas. Melangkah saja keluar. Beralih menatap langi-langit semesta.
      Senyum melebar dengan segera. Kerlip centilnya selalu ada disetiap kupindah pandanganku. Sebagian membentuk formasi, yang sebenarnya aku tak terlalu paham dengan itu. Hanya ada beberapa yang memperlihatkan jelas bentuknya. Kerlip centilnya yang membuat beberapa kenangan menguap menuju luasnya langitMu. Satu per satu kutangkap jelas apa yang sudah melambung menuju sana. Beberapa membuatku tersenyum geli. Beberapa membuatku tersenyum sendu. Beberapa membuatku menghela nafas panjang. Beberapa bahkan membuatku tertawa lagi. Sembari kudekap teddy bear mencoba bertahan sampai tidak ada yang ingin kuingat lagi.
      Yang sudah memang biarkanlah. Hanya butuh masa depan untuk membenahinya. Barangkali Tuhan akan menimpakan hal yang hampir sama. Entah sudah sampai di lapisan langit mana kenanganku berhamburan. Sekarang, aku ingin melambungkan harapku menuju langit, semesta. Harapan tentang segala yang kuingat. Tentang masa depan. Karir, tubuh, teman, hobi, dan hati. Semuanya. Kepada langit kugantungkan harap disana. Kepada langit yang akan mengingatkanku tentang harap yang kutitipkan disana. Kepada langit pun, kutitipkan rasa, juga memakasanya mendengarkannya.
      Terimakasih Tuhan telah menciptakan langit..

Kemudian @akhiharuni lagi yang memberi tantangan, dia semacam 'tuman' yaitu ketagihan. Tak apalah, apapun yang kutuliskan, nikmati saja. Ada komentar tambahkan saja, :3

You May Also Like

3 komentar

  1. ini bukan tulisan gueh kata @akhiharuni, terlalu banyak pendapat yang datang... oke, GAGAL

    BalasHapus
  2. wooo sik nang twitter mau bengi ya? wani nampa tantanganku gak fi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyes mas, :D..
      whut.. emmm.. apa keywordnya? dicoba... :D

      Hapus

. . . .