Bosan Tingkat II

by - Mei 26, 2014

     Mungkin, di tulisanku sebelumnya udah banyak kata itu keluar. Mungkin juga, aku sudah sering mengatakannya kepada teman teman. Iya men, aku bosan. Bosan banget dengan sesuatu yang mengikat dan memaksaku. Iya, aku merasa semua ini memaksa, memaksa untuk diselesaikan. Haha. Bagaimana tidak, aku kan.. ah sudahlah..
     Iya, aku BOSAN pake BANGET dengan rutinitas ini. Harusnya aku tau karena kemaren aku udah alamin ini. Tapi apalah daya, aku sudah menolak ditakdirkan dalam kondisi seperti ini, ternyata aku kalah dan aku harus menerima dan menjalani semua kenyaaan ini. Ditambah lagi, kenyataan yang menyebualkan. Hoalah...
     Di awal aku tertarik hanya karena aku ingin melebarkan relasi. Aku sadar kok, dengan segala keruwetan dan sadisisasi yang ada, aku harus menjalani. Tau deh. Sekarang, aku tidak bisa percaya pada siapapun. Dulu yang suka makan eskrim dan ternyata dari dulu yang suka ngemil es batu. Dunia ini ngeri banget. Terimakasih perkenalannya. Kukira, dunia akan seramah ketika aku masih anak-anak, menyenangkan untuk dimainkan dan menyebalkan jika hanya untuk ditinggal tidur. Sekarang. BERUBAH. AKU TAKUT. AKU, TIDAK PUNYA APA DAN SIAPA. Kecuali DIA.

Oh, curhat

You May Also Like

0 komentar

. . . .